Item JKP-IND BUDAYA.01 - Berkembangnya Kebebasan Berekspresi Semakin Terbuka

Original Digital object not accessible

Identity area

Reference code

ID KLMP3 PSIK-E JKP-IND-PRES-IDN-03-JKP-IND BUDAYA.01

Title

Berkembangnya Kebebasan Berekspresi Semakin Terbuka

Date(s)

  • 2026 (Creation)

Level of description

Item

Extent and medium

59,1 KB Digital

Context area

Name of creator

(26 Mei 2026)

Administrative history

Kelompok 3 PSIK E merupakan kelompok mahasiswa Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia yang terdiri atas Septa Elizabet, Raditya Putra Alamsyah, Jili Windu Syahalla, Farel Azhar Ruslin, dan Naurah Salsabila. Kelompok ini dibentuk pada tahun 2026 dalam rangka pemenuhan tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Pengelolaan Sistem Informasi Kearsipan (PSIK), dengan tema pameran arsip “Jejak Kepemimpinan Presiden Indonesia dari Masa ke Masa”.

Sejarah kelompok ini tercermin melalui arsip-arsip yang diciptakan selama proses perencanaan, penyusunan, dan pelaksanaan pameran arsip. Arsip tersebut meliputi dokumen administrasi kelompok, pembagian tugas anggota, hasil diskusi, notulen rapat, serta berbagai bahan referensi yang digunakan dalam penyusunan materi pameran. Selain itu, terdapat arsip hasil penelitian berupa pengumpulan data dan informasi mengenai perjalanan kepemimpinan Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa, yang mencakup perkembangan politik, ekonomi, sosial, dan budaya pada setiap periode pemerintahan.

Dalam proses penyelenggaraan pameran, kelompok menghasilkan berbagai arsip kreatif dan dokumentatif, seperti konsep pameran, desain media publikasi, naskah deskripsi arsip, katalog pameran, poster, dokumentasi kegiatan, serta laporan akhir pelaksanaan. Arsip-arsip tersebut menjadi bukti aktivitas akademik dan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh anggota kelompok dalam mengkaji, mengolah, dan menyajikan informasi sejarah kepemimpinan nasional kepada publik.

Seluruh arsip yang tercipta pada tahun 2026 ini dikelola sebagai arsip statis yang merepresentasikan proses pembelajaran, kerja sama tim, serta kontribusi Kelompok 3 PSIK E dalam mendukung pelestarian memori kolektif bangsa melalui pameran arsip. Kumpulan arsip tersebut menggambarkan upaya kelompok dalam mengangkat perjalanan kepemimpinan Presiden Indonesia sebagai bagian dari sejarah nasional yang memiliki nilai pendidikan, informasi, dan budaya.

Archival history

Arsip Berkembangnya Kebebasan Berekspresi Semakin Terbuka pada Masa Presiden B. J. Habibie memiliki nilai sejarah yang penting dalam menggambarkan perubahan kehidupan sosial dan budaya Indonesia pada awal Era Reformasi.

Arsip ini memiliki nilai informasional, karena memuat informasi mengenai meningkatnya kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat, mengekspresikan gagasan, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan politik tanpa pembatasan yang ketat seperti pada periode sebelumnya. Selain itu, arsip ini juga memiliki nilai evidensial sebagai bukti autentik terjadinya perubahan kebijakan yang mendukung keterbukaan dan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi.

Dari aspek edukatif, arsip ini menjadi sumber pembelajaran mengenai perkembangan hak-hak demokratis masyarakat Indonesia pada masa Reformasi, serta pentingnya kebebasan berekspresi dalam mendukung kehidupan demokrasi, kreativitas budaya, dan partisipasi publik dalam pembangunan bangsa.

Immediate source of acquisition or transfer

Content and structure area

Scope and content

Arsip Berkembangnya Kebebasan Berekspresi Semakin Terbuka pada Masa Presiden B. J. Habibie mencakup informasi mengenai perubahan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia pada awal Era Reformasi yang ditandai dengan semakin terbukanya ruang kebebasan berekspresi.

Isi arsip meliputi berbagai bentuk penyampaian pendapat oleh masyarakat melalui media massa, organisasi kemasyarakatan, kegiatan seni dan budaya, serta forum-forum publik. Arsip ini juga menggambarkan perubahan kebijakan yang mendukung keterbukaan informasi, kebebasan berpendapat, dan berkembangnya berbagai ekspresi sosial serta budaya sebagai bagian dari proses demokratisasi di Indonesia pada masa pemerintahan Presiden B. J. Habibie.

Appraisal, destruction and scheduling

Accruals

System of arrangement

Conditions of access and use area

Conditions governing access

Conditions governing reproduction

Language of material

    Script of material

      Language and script notes

      Physical characteristics and technical requirements

      Finding aids

      Allied materials area

      Existence and location of originals

      Existence and location of copies

      Related units of description

      Related descriptions

      Notes area

      Alternative identifier(s)

      Access points

      Subject access points

      Place access points

      Name access points

      Genre access points

      Description control area

      Description identifier

      Institution identifier

      Rules and/or conventions used

      Status

      Level of detail

      Dates of creation revision deletion

      Language(s)

        Script(s)

          Sources

          Digital object (Master) rights area

          Digital object (Reference) rights area

          Digital object (Thumbnail) rights area

          Accession area