Salah satu dokumentasi paling terkenal memperlihatkan Soekarno menghadiri peresmian Stadion Utama GBK pada 21 Juli 1962, menjelang pelaksanaan Asian Games IV di Jakarta. Stadion ini menjadi simbol kemajuan Indonesia modern dan proyek mercusuar nasional yang didukung Uni Soviet.
Pendidikan Soekarno di Europeesche Lagere School (ELS), Mojokerto tahun 1912–1916 mencakup pendidikan dasar berbahasa Belanda dengan pelajaran membaca, menulis, berhitung, dan pengetahuan umum. Pendidikan ini menjadi awal perkembangan intelektual dan kemampuan bahasa Belanda Soekarno.
UntitledSoekarno dikenal sebagai proklamator dan orator ulung yang sering menyampaikan pidato perjuangan, nasionalisme, dan persatuan bangsa di depan rakyat Indonesia maupun dunia internasional. Isi pidatonya banyak membahas kemerdekaan, semangat persatuan, anti-penjajahan, dan pembangunan bangsa.
UntitledSoekarno memiliki ketertarikan besar terhadap seni, desain, dan arsitektur. Ketertarikan ini terlihat dari pendidikan teknik yang ditempuhnya di THS Bandung serta perannya dalam merancang dan mendukung pembangunan berbagai bangunan, monumen, dan tata kota di Indonesia. Selain itu, Soekarno juga menyukai lukisan, patung, dan kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa.
UntitledFonds ini berisi kumpulan manuskrip Jepang langka mengenai wilayah Ezochi (Hokkaido) dan masyarakat Ainu. Arsip mencakup catatan sejarah, panduan wilayah, ilustrasi, serta informasi mengenai kondisi sosial dan geografis wilayah utara Jepang pada periode Edo hingga awal Meiji. Koleksi ini digunakan sebagai bahan pameran virtual berbasis arsip digital.
Untitled