Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games pada 2018 dan Stadion Utama Gelora Bung Karno dipilih sebagai stadion utama penyelenggaraan kedua pesta olahraga tersebut. Karena usia stadion ini yang melewati lebih dari 60 tahun, pemerintah melakukan perbaikan untuk stadion untuk memenuhi kriteria sesuai standar Dewan Olimpiade Asia. Semua bangku panjang kayu dibuang dan diganti dengan kursi tunggal, akhirnya membuatnya menjadi stadion all-seater. Sistem pencahayaannya ditingkatkan dari 1200 lux menjadi 3500 lux
Fonds ini mencakup dokumentasi biografi Soekarno sebagai proklamator dan Presiden pertama Indonesia. Isi fonds meliputi foto biografi Soekarno, dokumentasi keluarga dan anak-anak Soekarno, riwayat pendidikan, penghargaan serta gelar kehormatan yang diterima, dan berbagai sisi menarik kehidupan Sang Proklamator.
UntitledPendidikan Soekarno di Hogere Burger School (HBS), Surabaya tahun 1916–1921 mencakup pendidikan menengah berstandar Belanda dengan pelajaran ilmu pengetahuan, bahasa, dan pemikiran modern. Pada masa ini Soekarno mulai aktif mengembangkan kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan mengenal ide-ide nasionalisme.
UntitledPenganugerahan Doktor Honoris Causa dan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Soekarno mencakup penghargaan atas jasa, pemikiran, kepemimpinan, serta perjuangannya bagi Indonesia dan dunia internasional. Isi penghargaan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap peran Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan, politik internasional, dan pembangunan bangsa.
UntitledFonds ini berisi kumpulan manuskrip Jepang langka mengenai wilayah Ezochi (Hokkaido) dan masyarakat Ainu. Arsip mencakup catatan sejarah, panduan wilayah, ilustrasi, serta informasi mengenai kondisi sosial dan geografis wilayah utara Jepang pada periode Edo hingga awal Meiji. Koleksi ini digunakan sebagai bahan pameran virtual berbasis arsip digital.
UntitledArsip ini mencakup satu foto bersama anggota Fraksi Nasional Volksraad. Foto tersebut memperlihatkan tokoh-tokoh yang berperan dalam menyampaikan gagasan dan kepentingan rakyat melalui Volksraad.
UntitledArsip ini mencakup satu foto Gedung Volksraad sebagai tempat kegiatan sidang pada masa Hindia Belanda. Arsip ini memperlihatkan lokasi penting dalam sejarah awal lembaga perwakilan rakyat di Indonesia.
UntitledArsip ini mencakup satu foto suasana sidang Volksraad tahun 1936. Foto ini memperlihatkan kegiatan persidangan yang masih berada dalam struktur pemerintahan Hindia Belanda.
UntitledFonds ini berisi kumpulan arsip digital yang mendokumentasikan aktivitas Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada periode 1945–1950. Arsip mencakup dokumentasi Suasana Sidang Pleno KNIP ke-2 tanggal 16 Oktober 1945 yang menjadikan KNIP sebagai lembaga legislatif, Suasana Pelantikan Anggota KNIP pada 29 Agustus 1945 yang menjadi tonggak lahirnya DPR RI, Jenderal Sudirman yang berpidato di hadapan anggota KNIP dalam Sidang KNIP ke-IV di Solo Tahun 1946, serta Suasana Sidang Pleno KNIP ke-6 di Yogyakarta pada 6 Desember 1949 yang mengesahkan rencana Perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) dengan Belanda. Keseluruhan arsip menggambarkan peran KNIP dalam perkembangan sistem pemerintahan Indonesia, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dan proses pembentukan lembaga legislatif pada masa awal berdirinya Republik Indonesia.
Untitled