Pendidikan Soekarno di Hogere Burger School (HBS), Surabaya tahun 1916–1921 mencakup pendidikan menengah berstandar Belanda dengan pelajaran ilmu pengetahuan, bahasa, dan pemikiran modern. Pada masa ini Soekarno mulai aktif mengembangkan kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan mengenal ide-ide nasionalisme.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Europeesche Lagere School (ELS), Mojokerto tahun 1912–1916 mencakup pendidikan dasar berbahasa Belanda dengan pelajaran membaca, menulis, berhitung, dan pengetahuan umum. Pendidikan ini menjadi awal perkembangan intelektual dan kemampuan bahasa Belanda Soekarno.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Eerste Inlandse School (EIS) tahun 1908–1912 mencakup pendidikan dasar pribumi pada masa kolonial Belanda. Isi dari pendidikan tersebut meliputi pembelajaran membaca, menulis, berhitung, kedisiplinan, serta pembentukan karakter dan pola pikir Soekarno sejak kecil. Selain itu, masa pendidikan ini juga menggambarkan kondisi sistem pendidikan kolonial yang membedakan sekolah berdasarkan golongan masyarakat serta lingkungan sosial yang memengaruhi perkembangan kepribadian Soekarno.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EItem arsip Tiara Nur Qolbi bersama teman saat berkunjung ke ANRI pada 16 Mei 2025.
Tiara Nur Qolbi_MRA2024_PSIK CKonferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung membahas kerja sama negara-negara Asia dan Afrika, perdamaian dunia, anti-kolonialisme, serta perjuangan melawan penjajahan. Dalam konferensi ini, Soekarno berperan sebagai tokoh penting yang menyampaikan pidato pembukaan dan mengajak negara-negara berkembang untuk bersatu.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_ESoekarno memiliki ketertarikan besar terhadap seni, desain, dan arsitektur. Ketertarikan ini terlihat dari pendidikan teknik yang ditempuhnya di THS Bandung serta perannya dalam merancang dan mendukung pembangunan berbagai bangunan, monumen, dan tata kota di Indonesia. Selain itu, Soekarno juga menyukai lukisan, patung, dan kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EBerisi arsip foto saya (kedua dari kanan) bersama teman kelas yang bagian dari OSIS MTS Negeri 7 Model Jakarta untuk periode 2019-2020 di lapangan kelas.
Adinda Rizky Wijayanti_MRA 24_PSIK CFoto saat Pemaparan Materi Pengenalan Prodi Manajemen Rekod dan Arsip pada Acara Welcoming Archivist di Auditorium, Vokasi UI
Adinda Rizky Wijayanti_MRA 24_PSIK CFoto Penghargaan Komandan Peleton Puteri Bela Negara di Dodiklatpur Rindam Jaya
Adinda Rizky Wijayanti_MRA 24_PSIK CFoto PEKAMABA bersama kelompok 8 "Coki" bersama seluruh rekan dan panitia Ospek Prodi MRA Tahun 2024
Adinda Rizky Wijayanti_MRA 24_PSIK C