Koleksi arsip ini berisi tentang penghargaan dan arsip personal selama di SMA dan Kuliah.
UntitledPameran virtual ini menampilkan kumpulan foto dari konser PSM UI Paragita Tahun 2025-2026, yang terdiri atas Konser Angkatan 2024: Serenata Waktu, Konser Tahunan 2025: Puspa Indonesia, dan Konser Angkatan 2025: Rona Harmoni.
Brigita Ameylita Putri_MRA2024_PSIK DFonds Pameran Virtual “Jejak Sejarah Uang Rupiah Khusus” mencakup arsip mengenai penerbitan uang rupiah khusus oleh Bank Indonesia dalam berbagai periode. Arsip dalam fonds ini menyajikan informasi tentang latar belakang penerbitan, karakteristik fisik, dan keterkaitannya dengan peristiwa tertentu. Uang rupiah khusus diterbitkan untuk memperingati momentum penting atau tujuan tertentu dengan jumlah terbatas. Fonds ini disusun untuk memperlihatkan rupiah khusus sebagai bagian dari sejarah moneter dan identitas bangsa.
UntitledSitus ini dirancang sebagai media edukasi dan informasi berbasis arsip digital agar pengunjung dapat mengenal sosok Habibie secara lebih dekat melalui dokumentasi sejarah yang autentik dan interaktif.
UntitledAinu and Ezochi Rare Collection merupakan kumpulan buku langka, manuskrip, dan peta abad ke-18 hingga ke-19 yang mendokumentasikan eksplorasi, pengamatan, dan pemetaan wilayah Ezo atau Hokkaido, Sakhalin, serta Kepulauan Kuril oleh masyarakat Jepang. Koleksi ini juga memuat catatan mengenai kehidupan masyarakat Ainu, penduduk asli wilayah tersebut, termasuk budaya, tradisi, pakaian, tempat tinggal, dan aktivitas ekonomi mereka.
Koleksi ini menggambarkan perkembangan hubungan politik, ekonomi, dan kolonisasi Jepang terhadap wilayah utara pada masa Edo hingga awal modernisasi Jepang. Selain memiliki nilai sejarah dan geografis, arsip-arsip dalam koleksi ini menjadi salah satu sumber awal yang mendokumentasikan budaya Ainu melalui teks, ilustrasi, dan peta bersejarah.
UntitledFonds ini berisi koleksi dokumentasi uang kertas Republik Indonesia tahun 1945–2009 yang terdiri atas berbagai seri dan pecahan. Arsip meliputi gambar bagian depan dan belakang uang kertas, informasi desain visual, tanda tangan pejabat Bank Indonesia, percetakan, sistem pengaman, nomor seri, serta informasi historis dari masing-masing pecahan uang.
UntitledFonds ini berisi 7 seri uang kertas Republik Indonesia yang terdiri dari: Seri Soedirman (1968), Seri Diponegoro (1971), Emisi 1975, Emisi 1977, Emisi 1979, Emisi 1982, dan Emisi 1984.
UntitledFonds ini berisi kumpulan arsip digital yang mendokumentasikan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Arsip mencakup dokumentasi pembukaan dan penutupan acara, pertandingan olahraga, atlet Indonesia dan internasional, venue pertandingan, identitas visual dan maskot Asian Games, media publikasi, serta partisipasi masyarakat selama penyelenggaraan kegiatan.
Jenis arsip meliputi foto dokumentasi, poster digital, artikel pemberitaan, materi promosi, publikasi resmi, dan dokumentasi audiovisual yang berkaitan dengan Asian Games 2018.
UntitledPameran Arsip Universitas Indonesia Tempo Doeloe menghadirkan kumpulan arsip foto dan dokumentasi bersejarah Universitas Indonesia yang menggambarkan kehidupan kampus pada berbagai periode. Melalui pameran ini, pengunjung diajak untuk menelusuri kembali suasana akademik, fasilitas kampus, ruang publik, hingga sarana transportasi yang menjadi bagian dari perjalanan Universitas Indonesia dari masa ke masa.
Setiap dokumentasi yang ditampilkan menjadi bagian dari rekam jejak sejarah kampus dan kehidupan civitas akademika Universitas Indonesia. Melalui pameran ini, diharapkan pengunjung dapat memperoleh wawasan mengenai perkembangan lingkungan kampus sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap arsip sebagai sumber informasi, memori kolektif, dan warisan sejarah.
UntitledFonds ini berisi kumpulan arsip digital yang mendokumentasikan berbagai aktivitas Dewan Perwakilan Rakyat Sementara (DPRS) pada periode 1950–1956. Arsip mencakup dokumentasi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR Lapangan Banteng, Suasana Sidang DPR Sementara Tahun 1952, Suasana Kunjungan Kerja Anggota DPR ke Radio Republik Indonesia (RRI) Tahun 1952, serta Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta yang menghadiri Pembukaan Sidang Pleno DPRS Tahun 1953. Keseluruhan arsip menggambarkan pelaksanaan fungsi legislatif, hubungan DPR dengan masyarakat, kegiatan pengawasan melalui kunjungan kerja, serta peran DPR dalam kehidupan politik dan ketatanegaraan Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Untitled