Berkas ini mencakup dokumen kegiatan praktikum dan penugasan akademik mahasiswa Tahun Ajaran 2026 yang terdiri atas dokumen PDF penataan arsip di Gudang Pusat Krisis Kesehatan dan Kantor Regional DKI Jakarta serta tugas praktik basis data. Isi berkas meliputi laporan kegiatan, dokumentasi pengolahan arsip, hasil praktik basis data, dan dokumen pendukung pembelajaran akademik.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_ESeri Non Akademik mencakup arsip kegiatan Muhammad Rafi Musyafa di luar kegiatan perkuliahan, yaitu kegiatan organisasi BEM Vokasi UI dan karya seni rupa. Arsip ini terdiri atas dokumentasi kegiatan VARCO, UI Art War, serta lukisan bertema Perjuangan dan Kebebasan dan Alam dan Imajinasi.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EItem ini mencakup arsip karya seni rupa berupa lukisan bertema Alam dan Imajinasi yang dibuat pada 20 Agustus 2019. Isi arsip menggambarkan suasana alam dengan unsur imajinatif, seperti pemandangan, pepohonan, rumah, dan nuansa fantasi yang menunjukkan kreativitas pencipta arsip.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EBerkas Karya Seni Rupa mencakup arsip berupa dokumentasi lukisan atau karya seni yang dibuat oleh Muhammad Rafi Musyafa. Isi berkas ini menggambarkan hasil kreativitas, ekspresi, dan minat pencipta arsip dalam bidang seni rupa.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_ESoekarno dikenal sebagai proklamator dan orator ulung yang sering menyampaikan pidato perjuangan, nasionalisme, dan persatuan bangsa di depan rakyat Indonesia maupun dunia internasional. Isi pidatonya banyak membahas kemerdekaan, semangat persatuan, anti-penjajahan, dan pembangunan bangsa.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPenganugerahan Doktor Honoris Causa dan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Soekarno mencakup penghargaan atas jasa, pemikiran, kepemimpinan, serta perjuangannya bagi Indonesia dan dunia internasional. Isi penghargaan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap peran Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan, politik internasional, dan pembangunan bangsa.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Technische Hoogeschool (THS) Bandung tahun 1921–1926 mencakup pendidikan tinggi teknik sipil dan arsitektur berstandar Belanda. Selama masa kuliah, Soekarno juga aktif dalam organisasi dan mulai mengembangkan pemikiran politik serta nasionalisme.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Hogere Burger School (HBS), Surabaya tahun 1916–1921 mencakup pendidikan menengah berstandar Belanda dengan pelajaran ilmu pengetahuan, bahasa, dan pemikiran modern. Pada masa ini Soekarno mulai aktif mengembangkan kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan mengenal ide-ide nasionalisme.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Europeesche Lagere School (ELS), Mojokerto tahun 1912–1916 mencakup pendidikan dasar berbahasa Belanda dengan pelajaran membaca, menulis, berhitung, dan pengetahuan umum. Pendidikan ini menjadi awal perkembangan intelektual dan kemampuan bahasa Belanda Soekarno.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_EPendidikan Soekarno di Eerste Inlandse School (EIS) tahun 1908–1912 mencakup pendidikan dasar pribumi pada masa kolonial Belanda. Isi dari pendidikan tersebut meliputi pembelajaran membaca, menulis, berhitung, kedisiplinan, serta pembentukan karakter dan pola pikir Soekarno sejak kecil. Selain itu, masa pendidikan ini juga menggambarkan kondisi sistem pendidikan kolonial yang membedakan sekolah berdasarkan golongan masyarakat serta lingkungan sosial yang memengaruhi perkembangan kepribadian Soekarno.
Muhammad Rafi Musyafa_MRA2024_E